Cara Praktis Memperbanyak Anggrek

Cara Memperbanyak Anggrek
Ada 2 cara, yaitu:
1. Dengan Biji
2. Dengan organ Vegetatif

1. Perbanyakan dengan Biji

Biji diperoleh dari buah anggrek yang sudah cukup masak. Masaknya buah anggrek berbeda menurut jenisnya. Berikut, informasi masaknya beberapa jenis buah anggrek.

Dendrobium : masak buahnya 4 bulan tetapi dapat dipetik dan biji ditabur pada umur buah 3 bulan
Phaleonopsis : masak buahnya 4 bulan tetapi dapat dipetik dan biji ditabur pada umur buah 3 bulan
Vanda : masak buahnya 8 bulan tetapi dapat dipetik dan biji ditabur pada umur buah 6 bulan
Cattleya : masak buahnya 9 – 10 bulan juga dapat dipetik dan biji ditabur pada umur buah 8bulan

Kemudian, biji disemai dipersemaian. Persemaian dapat dilakukan dalam botol, toples atau gelas yang khusus atau bisa juga dalam lemari kaca. Tetapi biasanya persemaian dilakukan dalam botol bening seperti yang banyak kita jumpai di toko dan penjual anggrek, karena lebih praktis. Sebagai media persemaian, di gunakan agar-agar yang telah di¬beri unsur hara dan vitamin secukupnya.

Beberapa media semai dapat digunakan, diantaranya sebagai berikut:
A. Resep Chang
1. Minyak ikan 1,5 sendok teh
2. Pepton 1 sendok teh
3. Gula pasir 5,5 g
4. Agar-agar 15 g
5. Air bersih 1000 cc

Media ini cocok untuk persemaian Dendrobium, Arachnis, dan Vanda

B. Resep Alami
1. Air tomat segar 10 g
2. Air kelapa 1000 cc
3. Agar-agar 15 g

Mengapa biji anggrek tidak dapat ditanam pada media biasa ?
Ini karena biji anggrek tidak mempunyai lembaga atau cadangan makanan.   Oleh karena itu, biji anggrek harus disemai pada media yang mengandung unsur hara yang bisa segera digunakan oleh benih anggrek yang akan tumbuh.  Pada anggrek terdapat protocorm, yaitu suatu jaringan yang terdapat pada biji anggrek, dimana akar, tunas, dan batang tidak dapat dibedakan.   Protocorm ini dapat tumbuh menjadi kecambah asal tersedia cukup unsur hara untuk kebutuhannya.

2. Perbanyakan dengan organ Vegetatif
Perbanyakan anggrek secara vegetatif dapat dilakukan dengan empat cara yaitu setek, pemecahan rumpun, pemotongan keiki, dan pemotongan anakan. D engan cara vegetatif ini, kita akan memperoleh bibit tanaman yang mempunyai sifat yang sama seperti induknya.  Berikut akan diterangkan cara-cara melakukan perbanyakan secara vegetatif:

A. SETEK PUCUK
Perbanyakan dengan cara setek cocok dilakukan pada anggrek berbatang satu (monopodial). Contohnya Arachnis, Aranthera, Renanthera, dan Vanda. Perbanyakan anggrek monopodial dilakukan dengan memotong setek pucuk atau setek ujung batang. Bagian yang terpotong minimal mempunyai dua akar, tanpa mengurangi jumlah daun. Sisa batang bawah tetap dipelihara karena dapat mengeluarkan beberapa tunas baru. Bila tunas baru sudah membentuk daun dan mengeluarkan minimal 2 akar maka tunas anakan dapat dipotong dan digunakan sebagai bibit.

Cara penanaman setek pucuk sebagai berikut.
a. Di pot
Sebelum ditanami, dasar pot lebih dahulu diisi pecahan batu bata atau genting setinggi sepertiga bagian. Pecahan batu-bata atau genting berfungsi untuk menjaga kelembapan agar tetap tinggi. Juga sebagai pemberat agar pot tidak mudah rebah. Selanjutnya, pot tersebut diisi media tumbuh sabut kelapa, arang, pakis, atau sejenisnya. Setek ditanam tepat dibagian tengah. Penanaman dalam pot umumnya dilakukan pada anggrek monopodial yang bersifat epifit seperti Vanda berdaun lebar (Vanda daun).

b. Di bedengan
Di sepanjang jalur penanaman diberi batu-bata atau genting agar media tumbuh tidak keluar dari bedengan. Karena sifat pertumbuhan anggrek monopodial cenderung tumbuh ke atas tanpa batas maka diperlukan penyangga yang terbuat dari kayu, bambu, besi, atau sejenisnya. Media tumbuh yang digunakan pada umumnya berupa serutan kayu, sabut kelapa, atau sejenisnya. Di bagian atas media tumbuh kadang ditambahkan pupuk kandang atau kompos yang sudah steril. Setelah itu dicampur dengan pupuk buatan NPK 0,1-0,2%. Penyiraman dapat dilakukan sehari setelah penanaman. Lakukan pada pagi hari pukul 06.00-07.00 dan sore hari pukul 17.00 – 18.00. Pemberian pupuk majemuk dapat diberikan seminggu setelah penanaman. Pupuk itu dilarutkan dan disemprotkan ke seluruh bagian tanaman dengan dosis 0,1-0,2% setiap dua kali seminggu. Pemberian tambahan pupuk buatan dalam bentuk granula dapat dilakukan setiap 1-2 bulan sekali atau sesuai anjuran yang diletakkan di atas media tumbuhnya.

B. PEMISAHAN RUMPUN
Pemecahan atau pemisahan rumpun dilakukan pada anggrek berbatang banyak (simpodial). Contohnya Cattleya, Cymbidium, Dendrobium, dan Oncidium. Perbanyakan anggrek simpodial dilakukan melalui pemisahan atau pemecahan rumpun.
Pemisahan rumpun dapat dilakukan bila pot telah penuh dan padat oleh tunas anakan. Tunas anakan itu kemudian dipisahkan dari tanaman induknya. Anakan yang dipisah sebaiknya memiliki 3 anakan dan bagian dasar dari anakan (rhizome) harus tetap saling berhubungan antara yang satu dengan lainnya. Semua akar yang tidak aktif atau akar tua dibuang sehingga anakan tampak seperti tidak berakar.
Cara penanamannya, dasar pot diisi dengan pecahan batu-bata atau genting setinggi sepertiga bagian. Di atasnya diisi lagi dengan media tumbuh setinggi sepertiga bagian. Selanjutnya anakan tersebut ditanam dengan mengatur posisi. Anakan yang paling tua diletakkan di dekat atau menempel pada bibir pot bagian pinggir atas. Dengan cara ini pertumbuhan tunas anakan dapat mengisi seluruh permukaan bagian pot. Apabila anakan yang tua diletakkan di bagian tengah pot maka pertumbuhannya akan tidak seimbang. Sebelum anakan ditanam, pangkalnya terutama luka bekas potong dicelup sekilas dalam larutan fungisida atau bakterisida. Apabila kesulitan mengeluarkan anakan karena sangat keras melekat erat di pot dan media maka pot sebaiknya dipecahkan. Hati-hati untuk menghindari kerusakan atau putusnya anakan. Penyiraman dilakukan kurang lebih 3-4 hari setelah penanaman. Adapun pemupukan dilakukan kurang lebih seminggu setelah penanaman.

C. PEMOTONGAN KEIKI
Keiki adalah anakan yang keluar dari batang atau pseudobulb. Contohnya Dendrobium. Keiki ini bila telah membentuk tanaman seutuhnya lengkap dengan akarnya, maka keiki terse¬but dapat dipisahkan dari induknya dengan cara memotongnya dengan pisau yang tajam.  Penanamannya sama seperti anggrek epifit umumnya.

D. PEMOTONGAN TUNAS ANAKAN
Walaupun jarang terjadi, tetapi adakalanya ujung akar atau tangkai bunga Phalaenopsis muncul tunas anakan. Tunas anakan tersebut dapat dipotong dan ditanam. Nantinya, tunas akan berkembang menjadi tanaman dewasa.

Artikel lebih lengkap dan disertai gambar dapat anda pesan
Caranya Sebagai Berikut:

1. Pesan ke email : hatta_ksg@yahoo.com atau hatta2ksg@gmail.com atau ke HP: 081360016837

2.   Kirim donasi anda minimum Rp 50.000,- ke rekening  No : 1050095020990   Bank Mandiri
3.   Konfirmasikan kiriman anda ke No. Hp 081360016837

Selain artikel di atas, anda diperkenankan memilih bonus 2 buah artikel lainnya dari blog ini atau blog: hatta2fp.wordpress

Artikel akan segera dikirim ke alamat email anda
Catatan: pengiriman hanya dengan email

8 responses to this post.

  1. Assalamu’allaikum,
    Saya sangat awam di bidang anggrek. Dengan adanya informasi ini, sangat membantu sekali.

    Saat ini saya memiliki pohon anggrek, bunga nya sudah rontok tingggal menyisakan buahnya. Rencananya saya mau mencoba menyemai bijinya, pertanyaan saya:
    1. Bagaimana Tanda-tanda buah yg bijinya siap disemai? tunggu sampai bunganya kering kah?
    2. Berapakah lama proses penyemaian sampai bibit siap dipindahkan?

    Atas bantuan dan jawaban yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.

    Salam
    Rahman

    Balas

  2. Meralat pertanyaan saya yg no 1, tunggu bunganya kering? yang dimaksud adalah : Tunggu Buahnya kering?
    Terima kasih

    Balas

  3. Posted by Muhammad Hatta on Desember 27, 2008 at 1:09 pm

    Tanda-tanda buah anggrek siap disemai adalah bila buahnya sudah berisi penuh dan warnanya hijau kekuningan (kira-kira 80% masak sudah bisa dipetik). Jadi, tidak perlu menunggu buahnya sampai kering. Lama proses penyemaian sampai siap pindah tergantung pada banyak hal. Akan tetapi, anda bisa menggunakan indikator, yaitu bila bibit sudah tumbuh seukuran sekitar 1 cm, maka bibit tersebut sudah dapat dipindahkan

    Balas

  4. Posted by omi on Januari 1, 2009 at 10:14 am

    idealnya penyemaian biji anggrek adalah melalui kultur biji atau sering disebut dengan kultur jaringan, krn tingkat keberhasilan biji yang berkecambah sangat besar (90%). Namun proses ini cukup rumit dan perlu kesabaran tuk terus mencoba. Tp ada sedikit tips tuk persemaian yang sangat sederhana (sebenarnya malu mengatakannya) krn kata orang sangat ketinggalan jaman. Pengalaman tuk anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) biji yang telah merekah ditabur disekitar perakaran (biar menrmpel pada akar-akar). Beri siraman seperti kabut secara rutin tuk menjaga kelembaban. Bila sabar, biji akan berkecambah dan tumbuh besar…..! yaa…mskipun ga sebanyak kultur jaringan yang bs mencapai ribuan anakan yang berhasil tumbuh. Teman-teman tau kenapa anggrek yang ditabur di perakaran anggrek bs tumbuh (mskipun ga sehebat kul-jar)…..krn akar-akar anggrek dewasa memiliki mikoriza (cendawan) yg dapat membantu proses penyerapan unsur hara oleh akar-akar tanaman. Nah…begitulah dasar pemikiran yg diperoleh dari alam. Mau coba???

    Balas

  5. Saya mw tny ttg anggrek nih,tp msh awam dbidang ini.saya bru beli anggrek dibotol..sy krg tau umurnya brp bln.kira2waktunya kpn anggrek dkeluarkan dr botol,apa bs dilihat dr besar kecilnya daun?trus setelah dkeluarkan dr botol tindakan trbaik apa yg dlakukan?trimaksh..

    Balas

    • Posted by Muhammad Hatta on Mei 26, 2009 at 10:51 am

      Bila beli angrrek botolan memang kita sulit mengetahui umurnya kecuali kita tanya pada si penjual. Bila si penjual juga tidak tahu, maka kita bisa menggunakan ukuran anggrek. Bila ukurannya sudah cukup besar kira2 ukuran daun 5 cm atau lebih, maka kita sudah bisa mengeluarkannya. Bila sudah kita keluarkan, maka tempatkan anggrek2 itu pada media yang lembut (akar pakis) dan taruh di tempat yang teduh. Agar tidak cepat kering, sebaiknya anggrek2 tsb diberi sungkup. Selamat mencoba

      Balas

  6. kalau memperbanyak secara generatif yg menghasilkan buah gimana?
    soalnya saya mau menyilang anggrek putih dgn ungu. tolong y mas

    Balas

    • Posted by Muhammad Hatta on Februari 4, 2011 at 2:36 pm

      Ivana,
      Menyilangkan anggrek gampang2 susah. Coba ya. Begini caranya. Pertama, cari bunga-bunga yang baru saja mekar, baik yang ungu maupun yang putih. Kedua, tentukan betinanya, misalnya anggrek ungu sebagai betina. Ketiga, ambil serbuk sari bunga anggrek putih. Keempat, buka penutup bunga betina dan buang semua serbuk sari bunga anggrek ungu. Kelima, letakkan serbuk sari bunga anggrek putih pada stigma (betina) anggrek ungu. Terakhir, tutup bunga ungu dengan kapas. Begitu, selamat mencoba

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: